Monday, November 5, 2018

[Blog Tour] Giveaway: The Perfect Catch + Winner


Rangkaian blog tour The Perfect Catch di blogku sudah memasuki postingan giveaway. Sudah tak sabar ingin punya buku? Tenang, Penerbit Roro Raya Sejahtera punya satu eksemplar novel ini untuk kamu! Ikuti caranya di bawah ini, ya:

1. Memiliki alamat kirim di Indonesia
2. Follow dan share info giveaway ini di media sosial yang kamu miliki:
  • [Untuk pengguna twitter] Follow akun @twigora, @chocola134, dan @fira_yoopies. Share info giveaway ini dengan hastag #noveltheperfectcatch, lalu mention ketiga akun tersebut.
  • [Untuk pengguna instagram] Follow akun @twigora, @citra_chocola, dan @fitraaulianty. Share postingan review novel The Perfect Catch di akun @fitraaulianty, gunakan hastag #noveltheperfectcatch (tidak perlu mention). Atau kalau share info giveawaynya via instastories, cukup mention aku aja @fitraaulianty dan biarkan selama 24 jam
3. Tinggalkan jejak di postingan Interview dan Review novel The Perfect Catch
4. Komen postingan giveaway ini dengan menyertakan nama dan akun yang kamu gunakan untuk share info
5. Giveaway ini berlangsung hingga tanggal 12 November 2018

Oke segitu saja! Semoga beruntung ^^

Cap yang orang-orang sematkan tanpa berpikir panjang
hanya dengan satu-dua perbuatan, bisa membuat remaja
terdorong untuk berperilaku menyimpang
seperti yang dituduhkan orang-orang pada mereka.


=====CLOSED=====

Makasih buat 15 peserta GA The Perfect Catch di blogku. Awalnya mau milih berdasar komen paling excited sama novel ini, tapi ternyata hampir semua komen penasaran banget sama The Perfect Catch. Jadilah aku pake random.org aja daripada bingung.

List nama peserta GA The Perfect Catch

Random

The Winner

Gemintang Barra
IG: @devilbrush


Selamat buat pemenang! 
Kirim data diri berupa nama, alamat beserta kode pos, dan nomor telepon ke dm instagramku, ya.


Sampai jumpa di blog tour lainnya!

[Blog Tour] Review: The Perfect Catch

Judul: The Perfect Catch
Penulis: Chocola
Editor: Prisca Primasari
Proofreader: Rinandi Dinanta
Desainer sampul: Ade Ismiati Hakimah
Penata letak: Ade Ismiati Hakimah
Tebal: 218 halaman
Terbit: Oktober 2018
Penerbit: Roro Raya Sejahtera (Imprint Twigora)
ISBN: 978-602-5903-03-8
Harga: Rp 65.000
Keterangan: Novel Remaja, Juara Pertama Lomba #Roroteen 2017


B L U R B



BIARKAN LUKA MEMPERTEMUKAN KITA DENGAN CINTA

Mungkin kamu memang perlu mengalami jatuh cinta pada orang yang salah. Karena biasanya, ketika mengetahui pilihanmu keliru pun, masih saja kamu mencoba menyangkal, membuat alasan, dan akhirnya benar-benar menjauh dari kebenaran. Kamu juga tega membohongi diri sendiri sehingga lupa, cepat atau lambat, cinta yang salah akan membuatmu merasa lebih kesepian daripada sebelumnya.

Meskipun begitu, cinta yang salah juga membuatmu menyadari apa yang sebenarnya kamu cari selama ini. Kekecewaan mendorongmu menemukannya lebih cepat. Patah hati membuatmu lebih menghargai orang yang balas mencintaimu sama besarnya.
Siapa pun dia, suatu saat akan membuatmu mendongakkan kepala, lalu balas tersenyum ke arahnya.

"Ini dia," katamu dengan suara bangga. "Ini dia yang membuatku berhenti mencari."
R E V I E W

Dinda, seorang siswi SMA Pelita yang masuk jajaran fans berat Arga. Dinda semula bertekad untuk menjadi secret admirer Arga, menjadi fans rahasia dari seorang mantan OSIS yang disegani dan dikagumi oleh sebagian besar warga SMA Pelita. Namun, tiba-tiba ia mendapat kesempatan emas untuk mendekati Arga, bahkan menjadi pacar dari idola sekolah tersebut.

Arga, cowok populer yang punya segudang prestasi dan disebut pula sebagai high quality jomblo. Selain punya nilai akademik yang bagus, siswa kelas XII itu juga mantan anggota tim inti basket sekolah. Secara tak sengaja, Arga bertemu dengan cewek yang membuatnya ingin melepas status jomblonya.

Gilang, cowok mantan ketua basket SMA Pelita. Ia bersahabat dengan Arga, tapi memiliki kepribadian yang jauh berbeda dengan Arga. Gilang seorang siswa yang rajin membolos dan tidak peduli pada nilainya yang jelek karena jarang hadir. Di balik sikap membandelnya, ia memiliki masalah keluarga yang pelik.

-----



Siswi SMA Pelita sedang bersiap-siap memenuhi lapangan basket pada jam istirahat kedua untuk menonton permainan basket Arga dan teman-temannya. Rombongan Fitri, Vina, dan Rena pun tak mau kalah, mereka serempak ingin menuju lapangan. Namun salah satu sahabat mereka bernama Dinda masih terlelap di kelas, tampak tak terusik dengan acara rutin anak basket tersebut. Mau tidak mau, ketiganya berusaha membangunkan Dinda dengan segala cara. 

Semula Dinda tidak ingin menonton permainan basket tersebut, terlebih ia memang tidak suka olahraga. Namun kenyataan kalau keberadaan Arga di sekolah itu hanya tinggal hitungan bulan membuat Dinda berubah pikiran. Masa ia dan idolanya satu sekolah, tapi ia tidak pernah memunculkan diri di hadapan Arga?


Manusia memang layaknya bawang. Punya berlapis sisi tersembunyi yang akan terlihat jika telaten mengupas lapis demi lapis. -- hlm 74 
Ini pertama kalinya saya membaca tulisan Chocola dan saya terbawa feeling lucu-lucu-sedih dari adegan sekaligus quote aneh yang dipakai penulis. Novel ini dibuka dengan adegan ala sekolah, menghadirkan banyak tokoh di halaman pertama. Meskipun menghadirkan banyak tokoh, penulis juga menghadirkan banyak adegan. Tentang Dinda dan kawan-kawannya, tentang Arga dan kegiatannya, pun tentang Gilang dan rahasianya. Hal menarik dari novel ini adalah salah satu tokoh yang tampak seperti second lead malah menjadi tokoh utama dalam novel ini.
"Kita mau lewat jalan tikus, Kak?" tanya Dinda tepat di dekat helm Gilang. Dia harus bicara sedekat itu agar suaranya terdengar.
Gilang membuka kaca helm denga sebelah tangan. "Nggak."
"Loh, terus? Bolos?" curiga Dinda.
Gilang tertawa kecil. "Lo pikir gue mau ngajak lo bolos? Nyesatin anak orang, dosa gue bisa berlipat-lipat. Ya nggak, lah. Lo belum sarapan, kan? Gue sih belum. Kita sarapan dulu!"
(hlm 76-77)
Konflik yang ada dalam novel ini termasuk berat, tapi dibawakan dengan ringan. Penulis juga memakai beberapa istilah dalam permainan basket dan kosa kata lainnya juga berhubungan dengan beberapa pengetahuan di sekolah.

Beberapa kekurangan di novel ini tidak adanya catatan kaki tentang istilah basket yang dipakai. Lalu kurangnya penjelasan tentang ayah Gilang dan alasan sebenarnya kenapa beliau ingin bercerai. Dan juga penggambaran adegan yang terlalu terburu-buru.

Bagian unik lainnya dari novel ini adalah tentang ketiga tokoh utama di novel ini sebenarnya sama-sama memiliki latar belakang keluarga dokter. Dan mereka pun sama-sama jatuh cinta pada penyelamatnya.

Satu hal lagi, saya suka banget sama desain covernya dan ilustratornya. Terutama font yang digunakan untuk judul novelnya.

Overall, novel ini cocok dibaca bagi penyuka cerita remaja yang penuh lika-liku.

"Berapa, Mbah?" tanya Dinda sambil membuka ritsleting tas untuk mencari dompet.
"Oh, sudah. Sudah dibayar masnya," jawab si penjual.
Dinda melirik sebal Gilang yang menghampirinya perlahan menggunakan motor.
Tiiiiiin!
"Bu, ojek, Bu?" goda Gilang.
"Ogah ah. Abangnya rese!"
(hlm 81)


PHOTO CHALLENGE

Tau dong, ada photo challenge di setiap blog tour yang diadakan Penerbit Twigora? Nah ini dia foto saya. Maafkan penampakan amburadul, fokus di bukunya saja, ya ^^ 


Sunday, November 4, 2018

[Blog Tour] Interview: Chocola, Penulis The Perfect Catch


Halooo... Masih ngikutin rangkaian blog tour yang diadakan Penerbit Twigora? Sekarang giliran blog-ku yang menjadi host blog tour novel The Perfect Catch. Sebelum mengulik tentang novel ini, aku berkesempatan untuk kepo-kepo dengan penulisnya, Chocola. Ayo simak dulu wawancaranya ^^

1. Halo, Chocola! Judul novel ini kan "The Perfect Catch". "Tangkapan" seperti apa yang dimaksud oleh judul ini? Boleh dong cerita-cerita sedikit!
Halo, Fitra. Kalau diibaratkan permainan basket mungkin gini ya, bola rebound yang terpental dan gagal masuk ring ditangkap oleh orang yang tepat sampai bola itu bisa masuk dan cetak skor. Tuhan emang harus temuin kita dengan orang yang salah dulu supaya kita bisa lebih menghargai kehadiran orang yang tepat kelak.
2. Novel The Perfect Catch ini juara pertama lomba Roroteen 2017. Ceritain dong apa yang menarik dari novel ini? Apa dari pengalaman pribadi atau terinspirasi dari hal lain?
Yang menarik dari novel ini karakternya yang khas remaja masa kini banget. Ada receh-recehnya, alay-nya, gombalan maut, juga mimpi-mimpi remaja yang masih mencari jati diri. Selain itu, banyak juga quotes hidup yang bisa diambil dari novel ini. Chemistry antar tokohnya juga kuat banget.
Bisa dibilang novel ini perpaduan 30% pengalaman pribadi, 70% inspirasi. Dari materi pelajaran sosiologi tentang labeling aku jadi lebih aware sama orang-orang yang struggle dengan masalah itu, dan kebetulan ada seseorang yang pernah curhat gimana sulitnya menghadapi labeling dari orang-orang yang kadung mencap dia buruk padahal dia lagi berusaha menuju jalan yang lebih baik.
3. Katanya saat penyuntingan novel, yang jadi editornya itu penulis favorit kamu. Gimana perasaan kamu waktu itu?
Kaget dan nggak percaya. Biasanya aku yang baca tulisannya, sekarang kebalik, Mbak Prisca Primasari yang baca tulisanku. Grogi juga, berasa balik bimbingan skripsi sama dosen pembimbing lagi. Hehe...
Jadi juara 1 kompetisi menulis novel remaja Roroteen 2017 aja masih cukup bikin kaget dan gak percaya, apalagi dieditorin sama penulis favoritku. Berasa dapet kado double dari Roro XD
4. Salah satu tokoh di novel The Perfect Catch ini adalah Arga. Sebutkan tiga kata yang menggambarkan Arga, dong!
Arga itu gentleman, loyal, wise.
5. Terakhir, tulis satu kalimat yang menggambarkan The Perfect Catch!
Cinta itu kayak air, dia pasti akan mengalir ke mana seharusnya ia mengalir.

Nah itu dia wawancara bersama Chocola. Seru ya naskahnya bisa diedit penulis favorit. Gimana, udah penasaran belum dengan novel The Perfect Catch? Kalau masih penasaran, bisa baca Exclusive First Chapter novelnya dulu, lho...

Setelah ini masih ada review dan giveaway novel The Perfect Catch juga di blogku. Nantikan, ya!



PROFIL PENULIS


Chocola merupakan nama pena dari Citra Ayuning Tyas. Gadis kelahiran Tasikmalaya 13 April ini merupakan alumni pendidikan kimia Universitas Negeri Semarang. Penyuka makanan, hujan, astronomi, K-POP dan J-movie ini bercita-cita menjadi pengusaha kuliner dan penulis sukses. Moto favoritnya, “tidak ada hasil yang menghianati usaha”. Kecintaannya terhadap Semarang membuatnya ingin kota Venice van Java mendominasi latar karya-karyanya. Novel ini merupakan karya solo ke-3 yang diterbitkan, sebelumnya novel ‘In Paris Where I Meet You’ pernah diterbitkan tahun 2014 dan e-book novela ‘Miss Beauty & Mr. Brain’ diterbitkan tahun 2017. Penulis dapat disapa melalui:
Instagram: @Citra_chocola
Twitter: @Chocola134
Facebook: Chocola
Email: Glacier4tdesert@gmail.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...